Arrrgghh!

Arrgghhhhh!!!!

Kenapa sih, SEMUA ORANG di buku-buku sialan ini bilang kalo Indonesia merdeka tahun 1949??? Itu juga di bawah istilah soevereiniteitsoverdracht, alias penyerahan kekuasaan.
Ih, benci, deh! Begini nih, kalo nulis sejarah dari sudut pandang Eropa (baca: penjajah).
*kesel sendiri di tengah deadline tesis*

Tapi, tapi… di mana-mana, penulisan sejarah emang nggak pernah objektif, ya? Pasti bertujuan membangun nasionalisme dan membentuk pencitraan superior dari negara yang bersangkutan.

(Dan untuk menutup jumpa kita kali ini, sebagai seorang nasionalis, saya mau teriak kenceng-kenceng: TAON 49 DARI HONGKOOONGGGGG!!!?? Satu lagi: PENYERAHAN KEKUASAAN NENEK MOYANG LOOOO????)

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>