Mr. P

Teman Cina saya, Jacklyn, memang pintar-pintar bodoh.

Kemarin, bodohnya yang merajalela ke permukaan.

Saya sedang asyik mojok di kantin Lipsy dengan artikel hybridity-nya Korsten dan sebotol Aquarius yang rasanya mirip Pocari Sweat ketika ia tiba-tiba muncul.

Mukanya bersemangat. Ia menyapa dari jarak lima meter, lalu menghampiri saya. Continue reading